Sabtu, 11 Januari 2014

Jas Hujan




Kira-kira baru seminggu lalu Fatty membeli jas hujan baru via internet. Begitu senangnya dia menerima paket jas hujan rok yang belum banyak di jual di pasaran.
“Alhamdulillah”,..ucapnya..walau agak ketat, jas hujan yang sudah lama jadi incarannya kini menghiasi tubuh gemuknya.
Fatty penyuka biru fanatik, dari motor, helm sarung tangan semua berwarna biru, hanya kadang saja ia menggunakan warna lain, itu kalau moodnya sedang jelek.
“Hmmm agak ketat, tapi warnanya gue suka” gumamnya..
“Ngapain di tengah panas gini pake jas hujan?” tanya bunda menghampirinya.
“Trial..bun..trial..”
“maksudnya?”
“Nyobain..bun..nyobain..
“Oooo, agak ketat ya..kamu sih kebanyakan makan jadi ketat deh.”
“Banyak makan ??? kapan? Kog aku ga inget?
“Kamu mah kalo sudah makan banyak terus lupa.”
“Bunda bisa aja, aku kan kalo makan sekali…”
“Iya, sekali satu jam kamu makan, kalo sehari ada 8 jam kamu 8 x makan!”
“ Bunda...bunda..sehari itu ada dua puluh empat jam, 8 jam diantaranya untuk tidur, sisanya kerja dan makan, bunda”
“Ah kamu kalau dinasehati paling bisa ngeles, makanya badan kamu ga langsing-langsing!”
“Ga pa-pa lah bun, yang penting masih ada ukuran dipasaran, bunda mau coba? Ini model terbaru bun, belum ada dipasaran.”
“Ah bunda lebih senang pakai payung, bunda kan naik angkot, jadi ga perlu jas hujan”
“Jas hujan itu lumayan perlu bun, kalau angin kencang air datang dari arah samping badan bunda nanti kebasahan.”
“ Engga ah, kamu saja yang pakai bunda lebih senang pakai payung, kalau ada air datang tinggal dipindah aja ke samping beres kan?”.
“tapi kepala kena bun.”
“ ga apa-apa, kamu nih maksa terus deh, curiga jadinya.”
“ he..he..he…aku kan lagi coba bisnis jas hujan bun , buat muslimah yang pakai rok.Kan jarang tuh dipasaran. Adanya  Cuma via online aja. Nanti jas hujan itu aku tawar-tawarin via facebook, yah untung 5 ribu – 10 ribu kan lumayan bun.”
“hmm..jadi maksud kamu bunda jadi pelanggan pertama kamu gitu?”
“he..he..he..iya bun, penglaris”
“Harusnya kamu kasih bunda gratis,anggap aja kado ulang tahun.”
“Yah, bunda, senang banget sama gratisan, dukung lah anakmu ini!”
“Lho iya dong gratis, bodoh banget kalau nolak gratisan. Kamu sendiri kemarin gunting-gunting kupon apa tuh dari majalah baru bunda, buat ditukar sample kan?”
“Itukan sample bun,..he..he..he..”
“Sample itu yang buat rujak bukan? Yang pedes?”
“Itu sambellllll…ah bunda bercanda mulu saya jadi sambel!”
“Itu sebel.!Fatty harusnya kamu tuh mikirin selesaikan kuliah dulu ngapain kamu sibuk-sibuk bisnis?, nanti dimarahin ayah kamu, kuliah ga selesai-selesai!”
“Aku tetap konsentrasi kuliah kog bun, Cuma saja aku juga pengen belajar bisnis, siapa tahu bisa jadi pengusaha sukses!”
“Amiinnn deh..”
“Alhamdulillah..akhirnya jadi juga bunda merestui,..biasanya restu itu sama dengan mendukung, sama dengan membeli..bunda beli satu ya..he..he..he..”
“Yeeee...kog makse sih. Ga mau ah! Bunda lebih senang pake payung, supaya bisa nyanyi kaya Rihanna..”Ella..Ella..Ella..Umbrella” gaya bunda sambil nyanyi.
“ Jiaahhh,..bunda kaya anak muda aje nyanyi Rihanna,dia kan di blacklist tuh ga boleh lagi konser di sini”.
“Oh ya? Kenapa?”
“ Belum ijin pak RT he..he..he..”
“Ha..ha..ha..ha.., bisa aje ..”
“He..he...he..iye dooong!,memang kalau dia konser di sini bunda mau nonton?”
“Ogah..bunda Cuma senang sama lagunya sama orangnya sih biasa aja.”
“owh..Penyanyi favorit bunda siapa? Jangan-jangan Bang Haji?”
“Wuiihhh..TERLALU kamu,..bang Haji lagunya memang enak didengar tapi istrinya banyak jadi  bunda gak  gitu nge fans.”
“Lho apa hubungannya lagu sama banyak istri?”
“Sebenarnya ga ada, Cuma aja setiap dengar suaranya, bunda jadi ingat istri-istrinya..jadi gimana gitu..”
“hmmm....”
“kog kamu responnya hmmm..aja? cape-cape bunda jelasin, kasih respon agak panjang dong”
“hmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm”
“Yahhhhhhhhhhhh”.


Jualan On Line
“Alhamdulillah” ucap Fatty, sambil melihat saldo buku tabungannya.
“Cie..cie.., juragan jas hujan seneng bener”, canda Asih sahabat Fatty
“ Iya dong, ini namanya ada gula ada semut”
“Kog, pepatahnya gitu? Gak cucok duong, harusnya mendapat durian runtuh” jelas Asih.
“maksudnya, itu, Cuma pepatah yang gue inget itu doang” ngeles Fatty
“ btw, sudah laku berapa?” Tanya Asih penasaran
“ modal awal sih lumayan, setengah lusin, karena suppliernya mewajibkan para retailer beli minimal ½ lusin, jadi kira-kira 150 ribuan den sama ongkir” jelas Fatty.
“Lumayan juga ya, sekarang ada masih ada stok?” Tanya Asih lagi
“ Kenapa? Mau? Sudah terjual 5, kan 1 daku pakai,orang menjual harus tahun produknya dong”jelas Fatty lagi, “ kenapa sih, kaya tamu nanya mulu”
“engga’ gue ga nyangka aje, dari semua barang yang ada di bumi ini lo milih jas hujan.”kata Asih setengah menggumam.
“ karena eh karena, daku cucok sama bisnis yang mengandung air” canda Fatty
“ jiaaaahhhh, kaya paranormal di TV, serius napa kalo ditanya, kata Asih rada jengkel.
“ yah based on pengalaman pribadi, sejak gue naik motor, and musim hujan, gue piker jas hujan itu penting, ga mungkin dong gue harus menghntikan langkah gue hanya karena hujan” jelas Fatty.
“Begitu doang? Kirain alasannya lebih berbobot” ledek Asih
“justru itu , kadang orang jadi jutawan itu karena hal remeh lho, contohnya, lo tau pemilik pabrik tusuk gigi? Awalnya dia kebingungan waktu ada makanan yang nyangkut di sela-sela gigi, ternyata banyak orang Indonesia yang ngalamin masalah serupa, apa lagi cabe merah,..wuiihhh itu jorok banget kan, makanya dibuat deh tusuk gigi” jelas Fatty
“kog lo bisa tahu sampai segitunya? tanya Asih
“ gue bercita-cita jadi pengusaha sukses cuy, dan itu dimulai dengan menghasilkan ide-ide kreatif yang “ out of the box” kata Fatty
“ Sok inggris banget loh, out of the box emang boxnya cukup sama body lo? Ledek Asih usil.
“idenya cuy, yang out of the box, bukan badannye cuy, pegimane siy lo bolot banget” canda Fatty. Fatty memang tidak begitu peduli , jika orang sering mem”bully” bentuk tubuhnya yang tambun, karena baginya “yang penting itu fungsinya bukan bentuknya”.
“iyee, gue tau,tapi lo kan gak memproduksi hanya sebatas jual doangan itu mah ga ada bedanya sama konsumen juga dong” kata Asih.
“ untuk sementara gue jualan barang retail produksi orang sekalian belajar dagang, nanti kalau modalnya sudah cukup dan target konsumenny sudah jelas, baru deh gue desain and bikin sendiri jas hujannya, baru gue jual.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar